Wednesday, January 20, 2016

Ketika Ulama Berbicara Tentang Cinta

#. Cinta menganggap sedikit pemberian yang ia keluarkan dan menganggap banyak pemberian kekasih walaupun sedikit. ( Abu Yazid Al Bustami).

#. Cinta itu merangkul ketaaat dan menentang kedurhakaan.(Sahal bin Abdullah).

#. Cinta adalah masuknya sifat –sifat kekasih pada sifat-sifat yang mencintainya.
Maksudnya orang yang mencintai selalu memuji-muji yang dicintainya, sehinga orang yang mencintai tenggelam dalam ingatan sifat-sifat yang dicintainya dan melupakan segala sifat-sifat dirinya sendiri dan persaaqnnya pada sifat- sifat yang dimilikinya. ( Al Junaid).
#. Cinta adalah kesetiaan ( Abu Ali Ahmad Ar Rudzabari).

#. Hakekat cinta ialah jika kamu memberi , maka kamu memberikan semua yang kamu miliki kepada orang yang kamu cintai, tanpa tersisa satu sedikitpun untukmu. (Abu Abdullah Al Qusyairi).

#. Disebut cinta karena cinta menghapus hati dari ingatan selain yang dicintainya. ( Dalf Asy Syibli).

#. Cinta selalu menegur kelengahan dirinya ( Ahmad bi Atha).

#. Cinta itu kesenangan, sedang letak hakekatanya terletak pada ketenangannya. (Abu Ali ad Daqaq).

#. Cinta, jika kamu cemburu pada seorang kekasih, maka orang sepertimu adalah mencintainya. (Dalf Asy Syibli).

#. Cinta itu adalah dahan-dahan yang ditancapkan dalam hati sehingga hati akan berbuah sesuai dengan kemampuan akal. ( Ahmad bin Atha).

#. Cinta bisa menyuntik darah dan menumpahkannya. ( An Nashr Abadzi).

#. Hakekat cinta tidak bisa berkurang karena kurangnya pemberian pemberian dan tidak bisa bertambah karena kebaikan yang diberikan kepadanya. (Yahya bin Muadz).

#. Tidak benar orang yang mengaku telah mencintai Allah, tapi ia tidak menjaga batas-batas hukum Allah. (Yahya bin Muadz).

#. Jika cinta itu benar maka hilanglah rasa ketersinggungan (karena kurang sopan). (Al Junaid ).

#. Cinta harus lebih mengutamakan yang dicintai.(Muhammad bin Ali al Kattani).

#. Hakekat cinta itu terwujud jika seorang hamba mampu melupakan bagiannya dari Allah dan melupakan kebutuhan-kebutuhannya kepada Allah. (Abu Ya’kub as Susi).

#. Cinta itu menjauhi kesenangan dalam setiap keadaan. (An Nashr Abadzi).

#. Cinta itu berlebihan dalam kecenderungan tanpa berharap mendapatkan sesuatu (al Junaid)

#. Cinta itu suatu fitnah (ketidaktenangan) dalam hati sanubari. (al Junaid).

#. Cinta itu berawal dari tipuan dan berakhir dengan kematian. (Abu Ali Ad Daqaq).
# Cinta itu rasa kecenderunganmu kepada sesuatu secara keseluruhan , kemudian kamu lebih mementingkan cinta itu daripada dirimu, jiwamu dan hartamu, kemudian kesetiaanmu padanya , baik ketika berada di tempat sunyi atau di tempat terbuka, kemudian ia memberitahukan kepadamu tentang keteledoran cintamu. ( Haris Al Muhasibi ).

# Cinta itu tidak patut untuk dua orang, sehingga yang satu berkata kepada orang lain. ( Sary as Saqathy).

# Orang yang jatuh cinta itu jika diam saja dia akan binasa, sedangkan orang yang arif jika ia tidak diam dia akan binasa. (Dalf Asy Syibli).

# Cinta itu apa dalam hati yang dapat membakar apa saja selain yang dicintainya.
# Cinta itu mencurahkan segala kemampuan, sedangkan kekasih itu boleh berbuat apa saja yang dia mau.

# Cinta itu membuka tabir dan semua rahasia. ( Ahmad An Nuri).

# Tidak benar suatu cinta kecuali harus keluar dari penglihatan cinta menuju penglihatan kekasih dengan tidak mengetahui cintanya. (Ya’kub As Susi).

# Setiap cinta mempunyai tujuan . Jika telah hilang tujuan itu, maka hilanglah cinta. ( Al Junaid).

# Cinta itu sesuatu yang dapat menghapus jejakmu. (Abdullah al Mubarak).

# Cinta itu menyesali kesalahan untuk berbuat lurus. (Ahmad bin Atha).

# Cinta yang sekecil sawi lebih saya sukai daripada beribadah tujuh puluh tahun tanpa cinta. (Yahya bin Muadz).

# Cinta itu binasa dalam kelezatan, makrifat itu persaksian dan kebingungan, dan hancur dalam rasa takut. ( Ahli hakekat).

# Rindu adalah kegoncangan hati untuk menemui yang dicintainya. Kerinduan tergantung dalam cintanya. ( Al Junaid).

# Cinta lebih tinggi dari rindu, karena rindu bersumber dari cinta. (Ahmad bin Atha).

# Cinta itu berasal dari keazalian dan menuju kepada Keabadian, serta tiada seorangpun dalam tujuh puluh ribu dunia ini yang mampu meminum setetes pun dari cinta itu hingga akhirnya menyatu di dalam-Nya. (Rabiah Adawiyah).

# Cinta adalah buhulnya iman, di mana orang tidak akan masuk tanpa cinta. Seorang hamba tidak akan sejahtera maupun selamat dari ancaman siksa Allah tanpa cinta.Maka hendaklah hamba itui berperilaku atas dasar cinta. (Ibnu Qayyim Al Jauziyah)

# Cinta adalah dasar dari perwujudan segala sesuatu yang ada di alam semesta ini. Tanpa cinta, proses kehidupan tidak akan pernah terbangun dengan baik. Karena itu setiap hidup mesti memiliki cinta, kemauyandan perilaku.Dan setiap yang bergerak maka dasar yang menggerakkannya adalah cinta dan kemauan, Semua wujud tidak akan harmonis kecualai bila digerakkan oleh rasa cinta yang menjadikannya sendiri. (Ibnu Qayyim Al Jauziyah).

# Sungguh cinta dapat mengubah yang pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, pernjara berubah menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.
Cintalah yang mampu melunakkan besi , menghancur-leburkan karang, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya, serta membuat budak menjadi pemimpin. (Jalaluddin Rumi).

# Cinta kepada Allah itu laksana api apapun yang dilewatinya akan terbakar. Cinta kepada Allah itu laksana cahaya apapun yang dikenainya akan bersinar.Cinta kepada Allah itu langit apapun yang dibawahnya akan ditutupnya.
Cinta kepada Allah itu laksana angin apapun yang ditiupnya akan digerakkannya.
Cinta kepada Allah itu laksana air dengannya Allah menghidupkan segalanya. Cinta kepada Allah itu laksana bumi dari situ Allah menumbuhkan segalanya.Kepada siapa yang mencintai Allah, Dia berikan kekuasaan dan kekayaan. (Imam Ali).

# Tugasku adalah hutang terhadap Cinta. Dengan bebas dan sukarela aku menerima apa pun yang terlarang untukku. Cinta seperti cinta seorang kekasih, kecuali sebagai pengganti mencintai gejala, aku mencintai yang Hakiki. Agama, kewajiban, adalah milik dan keyakinanku.
Tujuan cinta manusia adalah menunjukkan yang terakhir, cinta sejati. Inilah cinta yang sadar. (Ibnu Arabi ).

# Hatiku mampu menerima setiap bentuk: ia adalah hamparan padang rumput bagi rusa dan biara bagi pendeta Kristen dan kuil bagi berhala dan Ka’bah bagi para Haji dan lembaran Taurat serta kitab Al Quran.
Aku menganut agama Cinta: Jalan mana pun yang diambil oleh unta-unta cinta, itulah agama dan keyakinanku. (Ibnu Arabi)

# Cinta dalam dataran tertentu bermakna penyerahan diri sepenuhnya. Cinta tidak berkurang karena keramahan.Bahkan sang pencipta harus tetap bertahan di depan sang kekasih, meskipun diusir.Ia harus menjadikan jiwanya sebagai sapu di pintu-Nya. (Faridudin Attar).

# Andaikata dunia mau meraih cinta, ia tidak akan mampu dan andaikata ia mau menolaknya, ia tak akan kuasa, karena cinta itu suatu anugerah, bukan hasil usaha.Cinta berasal dari Tuhan. (Ali bin Usman al-Hujwiri).

# Cinta itu ibarat pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya menjulang ke langit. Buahnya menampakkan dirinya di hati, di lidah dan di anggota badan. Buah itu adalah ketaatan akan perintah Tuhan, dan kenangan terus menerus kepada kekasih yang memenuhi hati dan melimpah ke lidah. (Imam Ghazali).

# Menurutnya Cinta yang hakiki adalah cinta tanpa syarat (unconditional love). Baginya Cinta adalah gelora hati terhadap yang dicintai sehingga menjadikan lupa pada diri sendiri. (Junaid al-Baghdadi).

# Tidak layak cinta antara dua sejoli mengatakan antara yang dicinta dan yang mencinta kecuali kata “kami” (bukan “aku”). (Sirri al Saqathy).

# Cinta adalah tujuan puncak dari seluruh maqam spiritual dan Cinta menduduki derajat tertinggi. “(Allah) mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya.” (Al-Maidah : 54). (Imam Al-Ghazali).

# Agama itu cinta, cinta itu agama. (Imam Bagir).

# Malapetakan paling besar adalah bila engkau mencintai seseorang yang sedang mencintai orang lain. Atau jika engkau mengarap kebaikan seseorang , tapi justru orang itu berharap agar kita celaka binasa. (Imam Syafii).

# Engkau durhaka kepada Allah dan sekaligus menaruh cinta kepada-Nya. Ini adalah suatu kemustahilan. Apabila benar engkau mencintai-Nya, pastilah engkau taati semua perintah-Nya. Sesungguhnya orang menaruh cinta tentulah bersedia menaati perintah orang yang dicintainya. (Imam Syafii).

# Di taman cinta yang indah mempesona, ibadah itu berubah menjadi keindahan dalam kehidupan yang membawa kesenangan, keriangan, dan kebahagiaan. Di bawah keteduhan naungan cinta, perintah ibadah tidak lagi menjadi beban yang harus dipikul , tetapi ia adalah suatu yang patut diterima dengan senang dan gembira. (Khalid Muhammad Khalid).

# Minuman Cinta adalah Cahaya yang cemerlang berkalian dari Kemahaindahan Sang Kekasih.(Abul Hasan Asy Syadzili).

# Gelasnya adalah kelembutan yang menghubungkan ke bibir-bibir hati. (Abu Hasan As Syadzili).

# Sang peminum adalah pihak yang mendapat limpahan agung kepada orang-orang istemewa seperti para Auliya dan hamba-hambaNya yang saleh. Allah Yang Maha Tahu kadar kepastian dan kebajikan bagi kekasih-kekasihNya. (Abu Hasan Asy Syadzili).

# Sang Peminum adalah pecinta yang dibukakan keindahan cinta itu dan menyerap minuman nafas demi nafas jiwa. (Abu Hasan Asy Syadzili).

# Rasa minuman cinta adalah rasa dibalik orang yang terdendam rindunya ketika hijab diturunkan .(Abu Hasan Asy Syadzili).

# Sang peminum sejati adalah pecinta yang meneguk arak cinta itu, sejam dua jam.(Abu Hasan Asy Syadzili).

# Rasa segar peminuman cinta adalah bagi orang yang dilimpahi arak cinta dan terus menerus meminumnya hingga kerongkongan penuh sampai ke urat nadinya.Cahaya Allah ada dibalik minuman yang melimpah itu.(Abu Hasan Asy Syadzili).

# Mabuk Cinta adalah ketika seseorang hanyut dalam rasa dan hilang akal, tidak mengerti apayang dikatakan dan diucapkan padanya. (Abu Hasan Asy Syadzili).

# Sadar dari mabuk cinta, adalah situasi sadar ketika gelas piala minuman cinta dikelilingkan,di hadapan mereka berbagai kondisi ruhani silih berganti, lalu kembali pada dzikir dan ketaatan. Tidak terhijabi oleh sifat-sifat dengan berbagai ragam kadar yang ada. itulah yang disebut sebagai waktu sadar cinta. ketika panda-ngannya meluas melintas batas dan pengetahuannya semakin bertam-bah.(Syeikh Abul Hasan asy-Syadzili).

# Cinta adalah Sifat Tuhan, yang tidak membutuhkan apapun, cinta pada selain-Nya adalah palsu.(Jalaluddin Rumi) .

# Cinta merupakan wujud cinta itu sendiri. Cinta tidak dapat digambarkan lebih jelas daripada apa yang digambarkan olehcinta lagi.(Ibn Qayyim al-Jauziyyah).

# Cinta yang hakiki adalah cinta tanpa syarat. Baginya Cinta adalah gelora hati terhadap yang dicintai sehinggamenjadikan lupa pada diri sendiri. ( Syekh Abul Qasim Junaid bin Muhammad bin Junaid al-Baghdadi)

# Hakikat cinta adalah sesuatu yang tidak berkurang karena berpaling dan tidak bertambah karena kebaikan. (Yahya bin Muaz)

# Hakikat cinta mengatakan bahwa kebersamaanmu dengan yang dicintai adalah dengan melepas sifat-sifatmu.(Muhammad bin al Hasan bin Mansyur).
# Cinta sejati adalah gugurnya semua cinta dari dalam hati kecuali cinta kepada kekasih. (Fadhal al Faraawy).

# Tidak layak cinta antara dua sejoli mengatakan antara yang dicinta dan yang mencinta kecuali kata “kami” (bukan”aku”). (Sirri al Saqathy)

# Cinta adalah tujuan puncak dari seluruh maqam spiritual dan Cinta menduduki derajat tertinggi. (Imam Al-Ghazali)

# Tidak ada batasan cinta yang lebih jelas daripada kata cinta itu sendiri, membatasinya hanya akan menambah kabur dan keringmaknanya.Maka batasan dan Penjelasan cinta tersebut tidak bisa dilukiskan hakikatnya secara jelas, kecuali dengan kata cinta itu sendiri” (Ibnu Qayyim Al-Jauziyah)

# Orang yang asyik Cinta kepada Allah ialah orang yang membebaskan dirinya dari segala nafsunya, dan sebagai akibat daripada itu, dia hanya menyibukkan dirinya berzikir kepada Allah S.W.T. (Al-Junaid)

# Siapa yang tidak mau mencicipi manisnya cinta tidak akan bisa menikmati kehidupan. (Ibn Qayyim Al-Jauziyah)

# Demi Allah, sesungguhnya sebuah cinta teramat agung untuk dapat dilihat. Ia luput dari penglihatan manusia, ia ada di dalam dada bersemayam sebagaimana api bersemayam dalam batu. Jika dinodai ia akan membakar, dan jika dicuba untuk ditinggalkan ia akan selalu membayangi. (Al-Ashmu’i)

# Tiada orang berakal yang dipuji, namanya kondang, kecuali saat dimabuk cinta (mendalam cintanya) Tiada pemuida yang merasakan derita kehidupan, kecuali ketika ia kasmaran (Abdullah bin Bahlul)

# Kehidupan ini tak lebih dari gila asmara.Bila kegilaan itu telah lewat, disusul dengan kegilaan secawan anggur. Bila masa tua singgah, manusia kembali bertingkah kekanakan. ( Ahmad At Tamami)



# Hati orang arif adalah mahligai cinta, dan hati pecinta adalah mahligai kerinduan, dan hati orang rindu adalah mahligai kedekatan. (Abu Nuiam Al Isfahani).
# Setiap saat cinta ini makin abadi. Setiap waktu orang makin terpukau olehnya. (Fariduddin Aththar).

# Petualangan antara aku dan kekasihku tak ada habisnya. Sesuatu yang tanpa mula dan tanpa akhir.(al Hafiz).

# Cinta adalah lebirnya pecinta ke dalam sifat-Nya dan menetapnya yang dicinta di dalam Dzatnya.(al Junaid).

# Cinta tidak berkurang karena kekejaman dan tidak bertambah karena keramahan. ( Al Hujwiri).

# Andaikata dunia mau meraih cinta, ia tidak akan mampu. Dan andaikan ia mau menolaknya, ia takkan kuasa. Karena cinta itu suatu anugerah , bukan hasil usaha. Cinta berasal dari Tuhan. (Al Hujwiri).

# Kalau malaikat jatuh cinta. Dia menjadi manusia sempurna. (Fariduddin Attar).
# Antara pecinta dan kekasihnya tak ada antara. Ia bicara dari rindu. Ia mendamba dari rasa. ( Rabiah Adawiyah).
# Di dalam cinta tak ada pengaduan dan keluhan, karena tujuan pecinta tak lain adalah tujuan sang kekasih. (Al Bakri).
# Diantara tanda-tanda cinta adalah sulitnya perpisahan antara pecinta dan kekasih. ( Al Bakri).

Tuesday, December 15, 2015

PETIKAKAN PUISI RUMI

Berikut petikan puisi Rumi dari karya-karyanya yang terangkum dalam Matsnawi.



1 Aku bukanlah orang Nasrani, Aku bukanlah orang Yahudi, Aku bukanlah orang Majusi, dan Aku bukanlah orang Islam. Keluarlah, lampaui gagasan sempitmu tentang benar dan salah. Sehingga kita dapat bertemu pada "Suatu Ruang Murni" tanpa dibatasi berbagai prasangka atau pikiran yang gelisah.



2 Di dalam cahaya-Mu aku belajar mencintai. Di dalam keindahan-Mu aku belajar menulis puisi. Kau senantiasa menari di dalam hatiku, meski tak seorang pun melihat-Mu, dan terkadang aku pun ikut menari bersama-Mu. Dan " Penglihatan Agung" inilah yang menjadi inti dari seniku.
3 Hakikat Yang Maha Pengasih hadir secara langsung laksana sinar matahari yang menerangi bumi. Namun, kasih-Nya tidaklah berasal dari berbagai bentuk yang ada di bumi. Kasih-Nya melampaui setiap bentuk yang ada di bumi, sebab bumi ini dan segala isinya tercipta sebagai perwujudan dari kasih-Nya.



4 Jika kau ingin melihat wajah-Nya, maka tengoklah pada wajah sahabatmu tercinta.


5 Sekian lama aku berteriak memanggil nama-Mu sambil terus-menerus mengetuk pintu rumah-Mu. Ketika pintu itu terbuka, aku pun terhenyak dan mulai menyadari sesungguhnya selama ini aku telah mengetuk pintu dari dalam rumahku sendiri.
6 Demi Allah, ketika kau melihat Jatidirimu sebagai Yang Maha Indah, maka kau pun akan menyembah dirimu sendiri.


7 Di mana saja kau berada, apa pun keadaanmu, cobalah selalu menjadi seorang pecinta yang senantiasa dimabuk oleh kasih-Nya. Sekali kau dikuasai oleh kasih-Nya, maka kau akan hidup menjadi seorang pecinta yang hidup bagaikan dalam pusara. Dan kau akan tetap hidup hingga hari kebangkitan itu tiba, lantas kau pun akan dibawa ke dalam surga dan hidup kekal selamanya. Namun, jika kau belum menjadi seorang pecinta, maka pada hari pembalasan seluruh pahalamu tidak akan dihitung.



8 Pada Hari Kebangkitan, orang-orang akan berjalan sempoyongan. Di depan-Mu, mereka akan menggigil dengan wajah pucat karena ketakutan. Maka, aku akan memeluk kasih-Mu dan berkata kepada mereka: "Mintalah apa pun; mintalah atas namaku."



9 Ketika aku mati sebagai manusia, maka para malaikat akan datang dan mengajakku terbang ke langit tertinggi. Dan ketika aku mati sebagai malaikat, maka siapa yang akan mendatangiku? Kau tak akan pernah dapat membayangkannya!



10 Hari ini, seperti hari lainnya, kita terjaga dengan perasaan hampa dan ketakutan. Namun, janganlah tergesa melarikan diri dari kenyataan pahit ini dengan pergi berdoa atau membaca kitab suci. Lepaskan semua tindakan mekanis yang berasal ketaksadaran diri. Biarkan keindahan Sang Kekasih menjelma dalam setiap tindakan kita. Ada beratus jalan untuk berlutut dan bersujud kepada-Nya.



11 Diamlah! Cinta adalah sebutir permata yang tak bisa kaulemparkan sembarangan seperti sebutir batu.



12 "Mintalah sesuatu kepada-Ku," begitu Kau berkata suatu ketika. Aku tertawa dan berkata: "Aku telah cukup bersama-Mu. Tanpa kehadiran-Mu, seluruh dunia ini hanyalah sebatang kayu yang mengapung dan terombang-ambing di samudera-Mu."



13 Yakinlah, di Jalan-Cinta itu: Tuhan akan selalu bersama-Mu.



14 Tak ada pilihan lain bagi jiwa, selain untuk mengasihi. Namun, pertama kali jiwa harus merangkak dan merayap di antara kaki para pecinta. Hanya para pecinta yang dapat lepas dari perangkap dunia dan akhirat. Hanya hati yang dipenuhi dengan cinta yang dapat menjangkau langit tertinggi. Bunga mawar kemuliaan hanya dapat bersemi di dalam hati para pecinta.



15 Segalanya yang kau lihat mempunyai akarnya di dalam dunia yang tak terlihat. Bentuk akan berubah, namun intisarinya tetaplah sama.



16 Ketika sedih, aku bersinar bagaikan bintang pagi. Ketika patah hati, hakekatku justru tersingkap sendiri. Ketika aku diam dan tenang seperti bumi, tangisku bagaikan guntur yang menggigilkan surga di langit tertinggi.



17 Hati manusia selalu terbuka dan dapat menerima segalanya: semua yang baik dan buruk menjadi bagian dari Sufi.



18 Aku kehilangan duniaku, ketenaranku, dan pikiranku. Ketika matahari terbit, maka semua bayang-bayang lenyap. Aku berlari mendahului bayang-bayang tubuhku yang lenyap saat aku berlari. Namun, cahaya matahari itu berlari mendahuluiku dan memburuku, hingga aku pun terjatuh dan bersujud pasrah ditelan samudera kilau-Nya yang mempesona.



19 Aku ingin melihat wajah-Mu pada sebatang pohon, pada matahari pagi, dan pada langit yang tanpa warna.



20 Karena Cinta segalanya menjadi ada. Dan hanya karena Cinta pula, maka ketiadaan nampak sebagai keberadaan.



21 Badan ini hanyalah suatu cermin surga. Energinya membuat para malaikat cemburu. Kemurniannya membuat malaikat Seraphim terkejut. Dan Iblis yang berdiam di urat-urat syarafmu pun menggigil takut.



22 Kau lebih mahal dibanding surga dan bumi. Apa yang bisa kukatakan lagi? Kau tak mengetahui bahwa selama ini segala yang berharga telah menjadi milikmu. Janganlah menjual dirimu dengan harga murah, sesungguhnya dirimu sangatlah mahal di mata Tuhan.



23 Cintaku pada-Nya adalah hakikat jiwaku. Hidupku adalah gelora yang selalu merindukan-Nya. Aku hidup seperti seorang gipsi pengembara, aku tak pernah menetap di tempat yang sama, namun setiap malam aku selalu bernyanyi dan menari ditemani bintang-bintang di bawah langit yang sama.



24 Kematianku adalah perkawinanku dengan keabadian.



25 Meski aku terbakar habis, namun aku tetap tertawa, karena abuku masih tetap hidup! Aku telah mati ribuan kali: namun abuku selalu menari dan lahir kembali dengan ribuan wajah baru.



26 Di gurun pasir tanpa batas, aku kehilangan jiwaku, dan menemukan bunga mawar ini.



27 Aku telah melihat wajah mulia Sang Raja. Dia adalah mata dan matahari surga. Dia adalah teman seperjalanan dan penyembuh semua mahluk. Dia adalah jiwa dan alam semesta yang melahirkan jiwa-jiwa. Dia menganugerahkan kebijaksanaan pada kebijaksanaan, kemurnian pada kemurnian. Dia adalah tikar sembahyang bagi jiwa orang-orang suci. Setiap atom di tubuhku berlompatan sambil menangis dan berkata: "Terpujilah Tuhan."



28 Apapun juga yang mereka katakan atau pikirkan, aku tetap ada di dalam Kau, karena aku adalah Kau. Tak seorang pun dapat memahami hal ini, sampai ia mampu melampaui pikirannya.


29 Jika kau dapat bertemu dengan Jatidirimu meski hanya sekali, maka rahasia dari segala rahasia akan terbuka bagimu. Wajah dari Yang Maha Tersembunyi, yang ada di luar alam semesta ini, akan nampak pada cermin persepsimu.


30 Setiap penglihatan tentang keindahan akan lenyap. Setiap perkataan yang manis akan memudar. Namun, janganlah kau berputus asa, karena mereka semua datang dari sumber yang sama, dari Keabadian. Masukilah Keabadian itu, maka kau akan melihat segala sesuatu tumbuh dan berkembang, memberi hidup baru dan kegembiraan baru bagimu.



31 Ayat-ayat Tuhan itu tersimpan di hati langit yang paling rahasia. Suatu hari, seperti hujan, ayat-ayat Tuhan itu akan jatuh dan menyebar, sehingga misteri Keilahian akan tumbuh menghijau di seluruh dunia.


32 Jika kau berputar mengelilingi matahari, maka kau pun akan menjadi matahari. Jika kau berputar mengelilingi seorang Guru, maka kau pun akan bersatu dengan-Nya. Kau akan menjadi sebutir permata, jika kau menari mengelilingi-Ku. Dan kau akan berkelip seperti emas, jika kau menari mengelilingi-Nya.


33 Kau hanya memerlukan aroma anggur, karena makrifat akan menyala dengan sendirinya dari kesunyian hatimu setelah mencium aroma anggur itu, seperti juga nyala api akan tersilap dan berkobar dari aroma anggur! Bayangkan jika kau adalah anggur itu sendiri.


34 Sufi adalah seorang lelaki atau seorang perempuan yang telah patah hati terhadap dunia.


35 Kekasih, beri aku kesempatan untuk selalu mengetahui bagaimana cara menyambut-Mu, dan sulutkanlah obor di tangan-Mu agar membakar habis rumah ke-ego-an di dalam diriku.


36 Sembunyikan rahasia-Ku di dalam harta karun jiwamu. Sembunyikan perasaan ekstase itu di dalam dirimu. Jika kau menemukan Aku, maka sembunyikan Aku di dalam hatimu. Sadarilah kemabukan ini sebagai Kebenaran Mutlak!


37 Ingatlah bahwa Nabi Muhammad pernah berkata: "Satu penglihatan tentang-Nya adalah suatu berkah yang tak terhingga." Setiap daun dari suatu pohon membawa suatu firman dari dunia yang tak terlihat. Lihatlah, tiap-tiap daun yang jatuh ke tanah sebagai suatu berkah dari-Nya. Segala sesuatu di alam ini senantiasa menari dalam harmoni, bernyanyi tanpa lidah, dan mendengar tanpa telinga, ya, semua itu adalah berkah yang tak terhingga dari-Nya.


38 Isi aku dengan anggur dari sunyi-Mu, biarkan anggur itu merendam pori-poriku, hingga Keindahan dari Yang Maha Agung akan terungkap bagiku. Inilah arti berkah bagiku!


39 Jika kau mendefinisikan dan membatasi "Aku" dengan berbagai konsepmu, maka kau akan kelaparan dengan dirimu sendiri. Lalu "Aku" pun akan jatuh ke dalam suatu kotak yang terbuat dari kata-kata, dan kotak itu adalah peti mayatmu sendiri.


40 Aku tidak tahu siapa sebenarnya "Aku". Tetapi, ketika aku berjalan ke dalam diriku sendiri, maka aku pun terkejut: ternyata "Aku" adalah suara milik-Mu, gema yang terpantul dari "Dinding-Keilahian".


41 Jati diri kita adalah Cahaya. Cinta-Ilahi adalah Matahari-Keagungan. Sinar-Nya adalah firman. Dan mahluk adalah bayang-bayang-Nya.


42 Perkecillah dirimu, maka kau akan tumbuh lebih besar dari dunia. Tiadakan dirimu, maka Jati dirimu akan terungkap tanpa kata-kata.


43 Ketika kami mati, jangan cari pusara kami di bumi. Tetapi, temukan di dalam hati para pecinta.


44 Ketika pikiran dilampaui, maka keindahan cinta pun datang menghampiri, berjalan dengan anggun, serta membawa secangkir anggur di tangannya. Ketika cinta dilampaui, maka Yang Maha Esa pun datang menghampiri Ia adalah Zat yang tak dapat diuraikan dengan kata-kata dan hanya bisa disebut sebagai "Itu".


45 Setiap orang yang tinggal jauh dari sumber-Nya, dari Jatidirinya, maka ia akan selalu rindu untuk kembali ke masa ketika ia masih dipersatukan dengan-Nya.


46 Surga dibuat dari asap hati yang terbakar habis. Dan orang yang diberkahi oleh Tuhan adalah orang yang hatinya telah terbakar habis.


47 Awan-awan berada dalam keheningan meski penuh dengan berjuta kilat. Cinta akan memberi kelahiran baru bagi para filsuf berkepala batu. Jiwaku adalah ombak di dalam samudera kemuliaan-Mu. Dan di dalam keheningan: alam semesta beserta segala isinya tenggelam di dasar samudera kemuliaan-Mu.


48 Manusia ibarat suatu pesanggrahan. Setiap pagi selalu saja ada tamu baru yang datang: kegembiraan, kesedihan, ataupun keburukan; lalu kesadaran sesaat datang sebagai suatu pengunjung yang tak diduga. Sambut dan hibur mereka semua, sekalipun mereka semua hanya membawa dukacita. Sambut dan hibur mereka semua, sekalipun mereka semua dengan kasar menyapu dan mengosongkan isi rumahmu. Perlakukan setiap tamu dengan hormat, sebab mereka semua mungkin adalah para utusan Tuhan yang akan mengisi rumahmu dengan beberapa kesenangan baru. Jika kau bertemu dengan pikiran yang gelap, atau kedengkian, atau beberapa prasangka yang memalukan, maka tertawalah bersama mereka dan undanglah mereka masuk ke dalam rumahmu. Berterimakasihlah untuk setiap tamu yang datang ke rumahmu, sebab mereka telah dikirim oleh-Nya sebagai pemandumu.



49 Saat kau datang ke dunia ini, suatu tangga telah ditempatkan di depanmu, dan tangga itu akan mengantarmu kepada-Nya. Dari bumi ini, kau pun naik menjadi tumbuhan. Dari tumbuhan kau pun naik menjadi hewan. Setelah itu kau pun naik menjadi manusia mahluk yang mewarisi pengetahuan melalui akal dan iman. Lihatlah, tubuhmu merupakan turunan dari debu, tetapi bagaimana bisa tubuhmu menjadi begitu sempurna? Lalu, mengapa kau takut dengan kematian? Ketika kau berhasil melampaui bentuk manusia ini, maka tak diragukan lagi kau akan menjadi malaikat dan membumbung melampaui lapisan-lapisan langit tertinggi. Tetapi, janganlah berhenti di sana, bahkan badan surgawimu itu akan tetap tumbuh menjadi tua, lampaui lagi surga itu dan melompatlah ke dalam "Samudera Kesadaran Yang Maha Luas". Biarkan dirimu yang bagaikan setetes air itu menjelma menjadi seratus samudera. Tetapi, jangan berpikir bahwa hanya setetes air itulah yang telah menjelma menjadi samudera, sebab samudera juga telah menjelma menjadi setetes air.



50 Sssttt! Diamlah! Dengarkan suara dalam dirimu. Ingatlah firman pertama-Nya: "Kita melampaui setiap kata." [ ]
- See more at: http://mozaik.inilah.com/read/detail/2205618/petikan-matsnawi-jalaluddin-rumi#sthash.rhCWbtHg.dpuf

Monday, September 28, 2015

Resep Cinta Ibnu Athaillah


"Cinta Sejati Itu Menyembuhkan, Tidak Menyakitkan"
Bagi engkau yang saat ini sedang merasakan mabuk kepayang oleh cinta ataupun yang sedang merana karena patah hati. Ada sebuah nasehat menarik yang aku kutip dari Novel "Ketika Cinta Bertasbih"


Ibnu Athaillah pernah berkata "Tidak ada yang bisa mengusir syahwat atau kecintaan pada kesenangan duniawi selain rasa takut kepada Allah yang menggetarkan hati, atau rasa rindu kepada Allah yang membuat hati merana!"


Kecintaan engkau saat ini kepada seseorang diluar ikatan suci pernikahan adalah syahwat. Hampir semua orang yang sedang jatuh cinta merasa tak akan bisa hidup bahagia tanpa orang yang dicintainya, mudah merasa gelisah, cemburu, terbayang-bayang selalu. Dan perasaan seperti itu tidak akan bisa kau keluarkan, kau usir dari hatimu kecuali jika kau memiliki dua hal.


Pertama, rasa cinta kepada Allah yang luar biasa yang menggetarkan hatimu. Sehingga ketika yang ada di hatimu adalah Allah, yang lain dengan sendirinya menjadi kecil dan terusir.


Kedua, rasa rindu kepada Allah yang dahsyat sampai hatimu merasa merana. Jika kau merasa merana karena rindu kepada Allah, kau tidak mungkin merana karena rindu pada yang lain. Jika kau sibuk memikirkan Allah, kau tidak akan sibuk memikirkan yang lain.


Karena hatimu miskin cinta dan rindu kepada Allah, jadinya kau dijajah oleh cinta dan rindu pada yang lain. Mencintai makhluk itu sangat berpeluang menemui kehilanagn. Kebersamaan dengan makhluk juga berpeluang mengalami perpisahan. Hanya cinta kepada Allah yang tidak.


Jika kau mencintai seseorang ada dua kemungkinan; diterima atau ditolak. Jika ditolak pasti sakit rasanya. Namun jika kau mencintai Allah pasti diterima. Jika kau mencintai Allah, engkau tidak akan pernah merasa kehilangan. Tak akan ada yang merebut Allah yang kau cintai dari hatimu. Tak akan ada yang merampas Allah.


Jika kau bermesraan dengan Allah, hidup bersama Allah, kau tidak akan pernah berpisah dengan-Nya. Allah akan setia menyertaimu. Allah tidak akan berpisah darimu. Kecuali kamu sendiri yang berpisah dari-Nya. Cinta yang paling membahagiakan dan menyembuhkan adalah cinta kepada Allah 'Azza wa Jalla.


KATA MUTIARA JAWA

Matur nuwun Gusti kagem dinten menika, Mugi dinten menika saged tansah kula lampahi kanti laku lampah ingkang langkung sae
Terima kasih Tuhan untuk hari ini.Semoga hari ini bisa selalu saya jalani dengan tingkah laku yang baik.Amin
Yen urip mung isine isih nuruti nepsu,Sing jenenge mulya mesti soyo angel ketemu
Jika hidup masih dipenuhi dengan nafsu untuk bersenang-senang, yang namanya kemulyaan hidup akan semakin sulit ditemukan 
Mung merga sega sepiring aja nganti ngguling sega sak cething,Mung merga banyu sak cipratan aja nganti utah banyu sak padasan.
Kalau cuma karena nasi satu piring jangan sampai tumpah nasi satu bakul.Kalau cuma karena satu cipratan air jangan sampai membuat tumpah satu tampungan air.
Jangan karena masalah kecil membuat semua menjadi berantakan!!!
Gusti paring dalan kanggo uwong sing gelam ndalan
“Tuhan memberi jalan untuk manusia yang mau mengikuti jalan kebenaran”
Sapa sing tansah ngliwati dina lan nglakoni apa sing ana kanti ati sing legawa,Bakal oleh hasil sing luwih kanggo uripe tinimbang wong liya
Jika hidup masih dipenuhi dengan nafsu untuk bersenang-senang, yang namanya kemulyaan hidup akan semakin sulit ditemukan
Yen kabih wis ginaris nyata, aja nganti ana ati sing rumangsa sengsara narima pacoba
Jika semua sudah menjadi ketetuan Tuhan, jangan ada lagi hati yang merasa sedih disaat menerima cobaan
Nyambut gawe diniati sing tenanan,Kanggo golek panguripan sukur bisa nguripi wong sing kekurangan.Sapa seneng andum bakal keduman, sapa seneng pawih bakal luwih
Berkarya dengan niat yang sungguh-sungguh, untuk mencari penghidupan akan lebih baik jika bisa menghidupi.
Dengan berbagi semakin memperlancar rezeki,siapa bermurah hidup penuh berkah dan berlimpah.
Luwih pantes diajeni wong wani urip tinimbang wani mati.Yen wani urip kudu kuat.Yen wani mati bisa mung karana nekat 
Lebih mulia dihargai orang karena berani hidup daripada berani mati Karena berani hidup harus kuat Tetapi berani mati bisa hanya karena nekat
Nglakoni apa-apa sing kudu dilakoni lan ninggalke apa-apa sing kudu ditinggalke wujud tanggung jawabe manungsa marang uripe.
Melakukan sesuatu yang harus dilakukukan dan meningalkan sesuatu yang harus ditingalkan adalah wujud dari tanggung jawabnya manusia akan hidupnya.
Uwong sing ngaku bala nanging mung reka-reka iku luwih seneng yen awakmu sengsara.Ngati-ngati milih bala ngati-ngati milih kanca
“Orang yang mengaku teman tetapi cuma pura-pura itu lebih senang kalau dirimu sengsara.Hati-hati memilih teman”
Kata Kata Bijak Jawa dan Artinya
Urip iku terus mlaku, Bebarengan karo wektu,SING BISA GAWA LAKUMU, Supaya apik nasibmu.
Hidup itu terus berjalan,bersamaan dengan waktu,Yang bisa membawa tingkah lakumu.Biar baik nasibmu.
Aja umuk bandhane wong tuwa, Arepa ora sepira, Yen hasil kringete dhewe iku luwih nyenengake lan bisa dibanggaake.
Jangan menyombongkan hartanya orang tua,Walaupun tidak seberapa,kalau hasil dari keringatnya sendiri itu lebih menyenangkan dan bisa dibanggakan.
Aja takon Gusti tresna ora marang awake dewe, Yen iseh bisa maca tulisan iki kudune sadar lan kudu sukur iseh weruh donya iki. 
Jangan tanya Tuhan cinta tidak terhadap kita.Kalau masih bisa membaca tulisan ini harusnya sadar&harus bersukur masih bisa melihat dunia ini. 
Aja dadi uwong sing rumangsa bisa lan rumangsa pinter. Nanging dadiya uwong sing bisa lan pinter rumangsa
Jangan jadi orang yang merasa Bisa dan merasa Pintar Tetapi jadilah orang yang bisa dan pintar merasa
Ana mangsane bisa diunggahi ana mangsane diadohi.Ana mangsane nyuburi ana mangsane ngrusaki.Iku salah siji wujud kuwasane Gusti
Ada saatnya bisa didaki ada saatnya dijauhi.Ada saatnya menyuburkan ada saatnya merusak.Itu salah satu wujud kuasanya Tuhan
Genahe…Gustimu ora butuh disembah supaya mulya, Manungsa sing butuh nyembah supaya mulya
Sebenarnya…Tuhanmu tidak butuh disembah supaya mulia,Manusia yang butuh menyembah supaya mulia.
Ngarep-ngarep pitulungane manungsa iku kadangkala malah ngadohke pitulungane Sing Kuwasa,Merga manungsa wis semendhe ora marang Gustine
Mengharapkan pertolongan manusia itu kadangkala menjauhkan pertolongan Yang Kuasa.Karena manusia sudah menyandarkan ke sesamanya tidak kepada Tuhannya.
Aja nyawang sugih dadi ukuran mulya,Aja nyawang mlarat dadi ukuran hina,Mulya iku ana becike laku lan ati sing cedhak marang Gusti
Jangan melihat kekayaan jadi ukuran kemuliaan,Jangan melihat kemiskinan jadi ukuran kehinaan.Kemuliaan itu ada baiknya perbuatan dan hati yang dekat kepada Tuhan.
Ora ana manungsa tinakdir ala, Kabeh manungsa iku dasare apik. Mung napsu sing angel dikalahke ndadeake alane dadi nyata.
Tidak ada manusia bertakdir jahat, Semua manusia dasarnya baik.Cuma nafsu yang sulit dikalahkan menjadikan kejahatan menjadi nyata.


Sunday, September 6, 2015

RESEP CINTA DARI IBNU ATHA`ILLAH


Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... telah lama ... cinta tersasar .. dari cinta yang suci ... telah lama ... cinta tersisih ... dari cinta hakiki .. karena sekian lamanya .. manusia, dibuai cinta nafsu ..
sering berubah ... tidak menentu ... seperti pantai dipukul ombak ..

Siapa sih yang tidak pernah jatuh cinta, sedangkan perasaan mencintai dan dicintai adalah fitrah manusia. Tetapi, pada kadar tertentu, ada rasa cinta yang bisa membuat seseorang mabuk kepayang. bisa membuat seseorang merana, tersiksa sampai setengah gila. cinta yang membuatnya menderita itu semakin membuat jiwanya rapuh, membobol benteng keimanan, menangis air mata darah, sampai menghalalkan segala cara untuk bisa berdekatan terus dengan orang yang dicintainya.

Itu adalah sebagian kecil tanda-tanda dari penyakit cinta. ya, penyakit cinta, sebab cinta sejati itu menyembuhkan, bukan menyakitkan.

Inilah resep cinta dari Ibnu Athaillah: tidak ada yang bisa mengusir syahwat atau kecintaan pada kesenangan duniawi selain rasa takut kepada Allah yang menggetarkan hati, atau rasa rindu kepada Allah yang membuat hati merana.

Hampir semua orang yang pernah jatuh cinta merasakan apa yang dirasakannya. Dan perasaan itu tidak akan bisa kaukeluarkan, kauusir dari dalam hati, kecuali jika kamu memiliki 2 hal:

1. rasa cinta kepada Allah yang luar biasa, yang menggetarkan hatimu. sehingga ketika yang ada di hatimu adalah Allah, yang lain dengan sendirinya menjadi kecil dan terusir.

2. rasa rindu kepada Allah yang dahsyat sampai hatimu merasa merana. jika kau merasa merana karena rindu kepada Allah, kau tidak mungkin merana karena rindu kepada yang lain. jika kau sudah sibuk memikirkan Allah, kau tidak akan sibuk memikirkan yang lain.

Saat hati seseorang miskin oleh cinta dan rindu kepada Allah, maka hati itu akan dijajah oleh cinta dan rindu pada yang lain. Itulah yang membuatmu tersiksa.

Mencintai makhluk itu sangat berpeluang untuk menemui kehilangan. Kebersamaan dengan makhluk itu juga berpeluang mengalami perpisahan. Hanya cinta kepada Allah yang tidak.

Jika kau mencintai seseorang ada dua kemungkinan; diterima atau ditolak. Jika ditolak pasti sakit rasanya ..

Namun jika kau mencintai Allah pasti diterima. Jika kau mencintai Allah, engkau tidak akan pernah merasakan kehilangan ...

Tak akan ada yang merebut Allah yang kaucintai itu dari hatimu. Tak akan ada yang merampas Allah ...

Jika kau bermesraan dengan Allah, hidup bersama Allah, kau tidak akan pernah berpisah dengan-Nya. Allah akan setia menyertaimu. Allah tidak akan berpisah darimu, kecuali kamu sendiri yang berpisah dari-Nya ...

Cinta yang paling membahagiakan dan menyembuhkan adalah cinta kepada Allah 'Azzawajalla ...
sering berubah ... tidak menentu ... seperti pantai dipukul ombak ..
Siapa sih yang tidak pernah jatuh cinta, sedangkan perasaan mencintai dan dicintai adalah fitrah manusia. Tetapi, pada kadar tertentu, ada rasa cinta yang bisa membuat seseorang mabuk kepayang. bisa membuat seseorang merana, tersiksa sampai setengah gila. cinta yang membuatnya menderita itu semakin membuat jiwanya rapuh, membobol benteng keimanan, menangis air mata darah, sampai menghalalkan segala cara untuk bisa berdekatan terus dengan orang yang dicintainya.
Itu adalah sebagian kecil tanda-tanda dari penyakit cinta. ya, penyakit cinta, sebab cinta sejati itu menyembuhkan, bukan menyakitkan.
Inilah resep cinta dari Ibnu Athaillah: tidak ada yang bisa mengusir syahwat atau kecintaan pada kesenangan duniawi selain rasa takut kepada Allah yang menggetarkan hati, atau rasa rindu kepada Allah yang membuat hati merana.
Hampir semua orang yang pernah jatuh cinta merasakan apa yang dirasakannya. Dan perasaan itu tidak akan bisa kaukeluarkan, kauusir dari dalam hati, kecuali jika kamu memiliki 2 hal:
1. rasa cinta kepada Allah yang luar biasa, yang menggetarkan hatimu. sehingga ketika yang ada di hatimu adalah Allah, yang lain dengan sendirinya menjadi kecil dan terusir.
2. rasa rindu kepada Allah yang dahsyat sampai hatimu merasa merana. jika kau merasa merana karena rindu kepada Allah, kau tidak mungkin merana karena rindu kepada yang lain. jika kau sudah sibuk memikirkan Allah, kau tidak akan sibuk memikirkan yang lain.
Saat hati seseorang miskin oleh cinta dan rindu kepada Allah, maka hati itu akan dijajah oleh cinta dan rindu pada yang lain. Itulah yang membuatmu tersiksa.
Mencintai makhluk itu sangat berpeluang untuk menemui kehilangan. Kebersamaan dengan makhluk itu juga berpeluang mengalami perpisahan. Hanya cinta kepada Allah yang tidak.
Jika kau mencintai seseorang ada dua kemungkinan; diterima atau ditolak. Jika ditolak pasti sakit rasanya ..
Namun jika kau mencintai Allah pasti diterima. Jika kau mencintai Allah, engkau tidak akan pernah merasakan kehilangan ...
Tak akan ada yang merebut Allah yang kaucintai itu dari hatimu. Tak akan ada yang merampas Allah ...
Jika kau bermesraan dengan Allah, hidup bersama Allah, kau tidak akan pernah berpisah dengan-Nya. Allah akan setia menyertaimu. Allah tidak akan berpisah darimu, kecuali kamu sendiri yang berpisah dari-Nya ...
Cinta yang paling membahagiakan dan menyembuhkan adalah cinta kepada Allah 'Azzawajalla ...